nu

nu

POSITIVE THINKING

POSITIVE THINKING
Pikiran positif adalah pikiran yang dapat membangun dan memperkuat kepribadian atau karakter. Ini juga berarti bahwa kita bisa menjadi pribadi yang lebih matang. Pikiran positif tidak membuat kita berhenti karena keterbatasan atau kelemahan kita. Pikiran positif justru akan membuat kita mencari kekuatan sejati.
Dengan  berpikiran positif kita tidak akan ragu pada kemampuan-kemampuan yang kita miliki.Harga diri yang kita miliki akan membuat kita kuat dan terus bersikap positif. Dengan begitu kita tidak akan merasa tidak pantas untuk selalu ‘’membuat alasan’’ sebagai kebiasaan kita. Sikap seperti itu justru akan membunuh ambisi, melemahkan kemauan, dan  membahayakan diri kita.
Berpikiran positif memang sulit terlebih jika keadaan kita berlawanan dengan mimpi. Namun ketika kita membiasakan diri untuk terus berpikiran positif, maka semakin lama semuanya akan menjadi hal yang mudah. Pikiran baik kita lama kelamaan akan menjadi pikiran besar sehingga kita akan bisa melakukan hal hal yang kelihatannya mustahil untuk dilakukan.
Berpikiran positif sangatlah penting karena dapat memengaruhi kita dalam melakukan hal-hal yang tepat. Oleh karena itu kita tak boleh meremehkan pikiran yang ada dalam kepala kita sejak kita bangun tidur.
Terkadang untuk berpikiran positif kita bisa mencermati dan mencerna kalimat kalimat inspiratif, contohnya:
“orang yang bijaksa berbicara karena ada sesuatu yang harus ia katakan, orang tolol berbicara karena ia harus mengatakan sesuatu.”
--Plato
“Harapan melihat yang tak terlihat mata, merasakan yang tak bisa diraba, dan meraih hal yang tidak mungkin.”
--Charles caleb colton
Dengan memahami makna kalimat-kalimat tersebut, kita akan mendapatkan energi lebih untuk melakukan hal-hal besar. Pikiran kita yang sudah terisi dengan hal-hal positif semacam itu akan secara tidak sadar membangun karakter kita dan menyadarkan bahwa pikiran kita punya andil yang besar dalam hidup. Maka, tidak seharusnya kita menyia-nyiakan nya.
Untuk dapat berpikiran positif kita hendaknya dapat bersikap selektif dalam berpikir, yaitu menerima pikiran positif dan membuang pikiran negatif. Salah satu cara untuk dapat selalu berpikiran positif yaitu dengan melakukan afirmasi misalnya saya bisa, saya pasti menang, dan lain sebagainya. Namun perlu ditekankan bahwa kita harus mengikutinya dengan tindakan yang nyata. Kita harus dapat mendemonstrasikan apa yang kita pikirkan dalam kehidupan yang nyata.
Fokus pada potensi diri, dengan cara ini kita setidaknya akan lebih mudah untuk menciptakan pikiran positif, bukan berarti mengabaikan kelemahan kita akan tetapi dengan membuat penilaian yang real.

Oleh: Arbah Muhamad H. Y.
kelas Alfiyah di PPM Aswaja Nusantara
Sekolah : MAN Godean


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar