nu

nu

ISLAM DI ASIA TENGAH

ISLAM DI ASIA TENGAH

Kisah dari sejarah yang hilang, bangsa Mongol mulai muncul pada akhir abad Xll sampai awal abad ke Xlll M. Bangsa Mongol pada mulanya merupakan entitas masyarakat yang mendiami hutan Siberia dan Mongolia luar. Mereka tinggal di antara pasir gurun Gobi dan danau Baikal. Mereka merupakan keturunan dari bangsa Tartar yang hidup sebagai penggembala. Sebagian dari mereka menyembah matahari saat terbit, tetapi pemberani, sabar, tahan sakit, dan tangguh. Yang paling menonjol dari diri mereka adalah bahwa mereka sangat patuh kepada kepala suku atau pemimpin mereka. Pada tahun 1206 M, Quryltay (sidang para kepala suku bangsa Mongol) sepakat untuk mengangkat Temujin, yang kemudian mendapat gelar Chengis Khan, menjadi pemimpin tertinggi bangsa Mongol bernama Yesugey Ba,Atur (W.1175 M.)

Dalam masa kepemimpinannya chengis khan mengeluarkan undang- undang sosial,yakni ulang yassa/ulang yasa/asaq/yassa/yasa.peraturan tersebut di keluarkan dengan tujuan untuk memberi lanndasan yang kokoh bagi bangsanya guna menghadapi tantangan dan memperluas wilayahnya,baik ke cina maupun negeri-negeri islam,bahkan ambisinya untuk menguasai dunia telah mendatangkan sebuah julukan baginya,yaitu alexander for asia.

Sepeninggal Chengis Khan, daerah kepemerintahannya di bagi pada 4 anaknya: Jochi, Chagtai, Oghtai, dan Touly. Dia menunjuk Oghtai sebagai khan agung. Sementara putera pertamanya, Jochi, dengan pasukan yang di pimpin oleh anaknya Batu (cucu Chengis) berhasil menaklukan lembah Sungaivolga dan Siberia. Batu inilah yang kemudian merintis dinasti Kipcak atau disebut juga golden horde. Pada perkembangan selanjutnya, mereka masuk Islam dan berhasil menaklukkan Russia, Polandia, dan sekitarnya. Chagtai, putra ke-2 Chengis yang menyerbu Asia Tengah ikut bersamanya. Dinasti inilah yang nantinya melahirkan Mubarok Shah, cicit dari Chagtai, yang satu-satunya bangsa Mongol yang terletak di Asia Tengah ini dikenal dengan dinasti Chagtai  ini mengalami kemunduran. Hal itu disebabkan karena seringnya terjadi pergantian kekuasaan 17 belas kali dalam waktu yang relatif singkat, yang mengakibatkan pemerintahan yang kurang stabil. Keadaan yang kacau tersebut menjadi kesempatan bagi Timur Lang untuk memegang tampuk kekuasaan. Timur Lang merupakan keturunan dari chengis dari gari ibunya sedangkan dari garis ayahnya merupakan keturunan dari bangsa Turki. Dinasti baru rintisan Batu, golden horde menabur hasil-hasil peradaban yang pernah ada sebelumnya dengan keberhasilan mereka dalam membangun peradaban yang tinggi. Masa kekuasaan golden cukup lama dan mencapai kejayaannya pada masa kepemimpinan Berke, Tokhtamis, dan Uzbeg Khan. Dinasti ini runtuh pada tahun 1502 M karena mengalami kekalahan dari kekuatan Rusia sedangkan dari putra bungsu Chengis, Touly, lahirlah Hulagu Khan yang kemudian hari melahirkan dinasti Ilkhan. Dinasti Ilkhan baru mencapai kejayaanya pada masa kepemirintahan Gazan Khan, generasi V dari Chengis (penguasa Ilkhan ke Vll ). Masa ini, kejayaan peradaban Islam yang telah di rintis oleh para penguasa Ilkhan mampu mengantarkan Islam pasca runtuhnya Bagdad. Awal islamisasi di Asia Tengah masa Khulafaurrasidin kebijakan Abu Bakar, setelah terpilih sebagai khalifah, adalah melanjutkan usaha Nabi Muhamad SAW yang belum sempurna yaitu ekspedisi Usman Bin Zaid ke luar negeri (Suriah) dan membagi wilayah arab menjadi 12 wilayah  yang masing-masing dipimpin oleh seorang jendral. Berkat kesuksesan Khalifah Abu Bakar As-Sidiq.


Di ringkas Oleh: fakhri khusaini
Kelas jurmiyah di PPM Aswaja Nusantara
Sekolah : MA Nur Iman Mlangi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar