nu

nu

Novel Laskar Pelangi

Novel Laskar Pelangi
Oleh : Andrea Hirata
Di ringkas oleh            :WIDIANA SOFIYANTI
                                    (Siswi kelas X MA Nur Iman )


            Cerita Laskar Pelangi berlatar tempat di desa Gantung, Belitong Timur dan berlatar sosial budaya masyarakat Melayu Belitong. Kisah ini berawal ketika SD Muhammadiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumatera Selatan jika siswa barunya tidak mencapai sepuluh anak. Ketika itu baru datang sembilan anak yang mendaftar, tepat saat Pak Harfan ( kepala sekolah) akan berpidato untuk menutup sekolah, Harun bersama ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah sederhana tersebut. berawal dari situ, maka cerita mereka pun bermula.  Banyak hal yang diceritakan dalam novel tersebut, mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, cerita saat A Kiong hanya tersenyum ketika ditanya namanya oleh Bu Muslimah, kejadian bodoh yang dilakukan Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda delapan puluh kilometer pulang-pergi dari rumahnya ke sekolah.

            Mereka: Ikal, Lintang, Mahar, Syahdan, A Kiong, Sahara, Harun, Borek, Kucai, dan Trapani adalah anggota Laskar Pelangi. Julukan “Laskar Pelangi” diberikan Bu Muslimah karena Ikal cs senang memandangi pelangi. Mereka hidup di lingkungan masyarakat yang berprofesi sebagai buruh pertambangan Timah, Belitong. Pendidikan hanya dapat diikuti anak-anak para pegawai PN Timah yang berpangkat, fasilitas hanya dapat dimasuki dan digunakan orang-orang dengan kelas sosial tertentu.
           
          Anggota Laskar Pelangi bertambah menjadi sebelas ketika ada siswa pindahan dari SD PN Timah yang bernama Flo. Dia anak orang kaya yang tertarik akan keunikan SD Muhamadiyah.

            Sungguh memprihatinkan! Mereka adalah anak-anak yang lahir di sebuah pulau yang kaya dengan hasil timah, namun mereka hidup dalam kemiskinan dan tak mendapat akses pendidikan yang layak. Akan tetapi, keadaan tersebut tidak menyurutkan langkah mereka. Di tengah keterbatasan fasilitas, anak-anak tersebut ternyata memiliki semangat belajar yang luar biasa.

            Hingga tiba saat anggota Laskar Pelangi mewakili SD Muhammadiyah untuk mengikuti lomba festival 17 Agustus. Mahar ditunjuk sebagai ketua tim. Dia lah yang menjadi penata artistik karnaval. Pada saat para guru SD Muhamadiyah sangat pesimis karena tak adanya biaya, sentuhan kreatif Mahar berhasil  memukau para penonton dan juri lewat tarian Afrika. Tampilan Ikal cs yang tampak sangat kumuh menjadi “nilai lebih” di mata para hadirin saat memperagakan tarian Afrika.

            Karnaval 17 agustus sangat potensial untuk meningkatkan gengsi sekolah, sebab ada penilaian serius di sana. Ada kategori busana terbaik, peserta paling kreatif kendaraan hias terbaik, parade paling megah, peserta paling serasi, dan yang paling bergengsi: penampilan seni terbaik gengsi. ini juga tak lepas dari integritas para juri yang di pimpin oleh seorang seniman senior yang sudah kondang, Mbah Suro namanya. Akhirnya, mereka berhasil meraih juara di karegori  yang paling bergengsi, penampilan seni terbaik!. 

            Prestasi kembali di raih oleh anggota Laskar Pelangi saat lomba cerdas cermat berkat kecerdasan Lintang. Bahkan saking cerdasnya, Lintang berani beradu pendapat dengan Drs. Zulfikar, guru sekolah PN Timah yang terkenal kecerdasannya. Lintang dengan gagah berani mendebat Drs. Zulfikar guru PN yang arogan jebolan perguruan tinggi terkemuka itu. Setelah mendengar pernyataan dari lintang, sang “Drs” terkulai lemas. wajahnya pucat pasi. Ia kehabisan kata kata pintar untuk mengelak dari pernyataan Lintang. Dan akhirnya ia mengibarkan bendera putih, dan Lintang telah membuatnya knocked out. Lintang berhasil mengharumkan nama baik SD Muhammadiyah. 

Sang laskar pelangi telah menjadi juara.

         Hal inilah yang membuktikan bahwa miskin tidak sama dengan bodoh. Mereka beranggapan bahwa kemiskian hanya dapat diperangi dengan pendidikan. Selain itu, kebahagiaan juga tak hanya soal materi. Anggota Laskar Pelangi melewati tawa dan tangis bersama. Masa kecil mereka penuh dengan kebahagiaan dan keajaiban. Pada masa-masa itulah persepsi mereka terhadap hidup terbentuk.

            Kisah persahabatan ini berakhir saat ayah Lintang tertimpa musibah dan memaksa “Einstein kecil” tersebut putus sekolah dengan sangat mengharukan.

            Ceritapun dilanjutkan dengan kejadian dua belas tahun kemudian dimana Ikal yang berjuang di luar Pulau Belitong kembali ke kampungnya. Begitu juga dengan anggota Laskar Pelangi yang lain. Mereka telah menggapai 107 hal yang mereka cita-citakan. A Kiong dan Sahara membuka toko kelontong yang diberi nama Sinar Perkasa, kulinya adalah Samson. Flo menjadi guru TK di Tanjong Pandan dan bercita-cita membangun gerakan wanita Muhammadiyah. Mahar mengajar dan mengorganisasi berbagai kegiatan budaya.Syahdan menjadi aktor dan berkat beasiswa di Kyoto University, Jepang dan menjadi pemimpin divisi inovasi teknologi dengan ratusan anak buah. Kucai menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong, dan Ikal mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri.

MITOS DAN FAKTA SEPUTAR KESEHATAN 2

MITOS DAN FAKTA SEPUTAR KESEHATAN 2

Erikar Lebang adalah seorang pelaku food combining dan pola hidup sehat sejak 1999. Ia menjadi urban icon dunia kesehatan kontemporer yang sangat dikenal lewat tips kesehatan via komunitas sosial media. Oleh Majalah Intisari, ia dimasukkan sebagai ’50 Tokoh Inspirasi Penerobos Kebuntuan’ Indonesia 2012.
Buku ini merupakan lanjutan dari buku pertamanya, Mitos dan Fakta Kesehatan yang terbit tahun 2012.  Seperti halnya jilid pertama, pada jilid kedua pun tulisannya bersumber dari kicauan twitter Erikar Lebang tahun 2012-2013, dengan 42.000 followers!

Erikar Lebang melalui buku ini menawarkan solusi kesehatan (hidup sehat) dengan cara “pola makan” yang benar agar hidup sehat. Pola makan yang benar adalah kembali ke makanan alami, seperti rajin mengonsumsi buah segar dan sayur-mayur tanpa proses kimiawi (buatan).
Erikar menitikberatkan pada tindakan pencegahan penyakit dan perawatan yang benar. Buku ini berbeda jauh dengan buku kesehatan lainnya. Buku-buku lain selama ini memakai metode kesehatan konvensional yang menekankan proses penyembuhan melalui obat-obatan kimiawi.
SARAPAN DAN MAKANAN
SARAPAN BUAH
Sarapan buah harus menyesuaikan kinerja alamiah tubuh. Pada pagi hari, setelah tubuh mengalami proses metabolisme, tubuh akan mengalami fase pengeluaran sisa ‘kerja keras berbenah’ di malam hari. Waktu idealnya mulai dari pukul 04.00 sampai 12.00.  Pembuangan zat –zat sisa tersebut tak hanya melalui BAB (Buang Air Besar), tapi bisa juga melalui buang air kecil, keringat,  nafas yang kita keluarkan. Energi yang dibutuhkan untuk proses ekskresi (pembuangan zat sisa) sangat besar dengan proses yang rumit.
Itu sebabnya sarapan buah sangat ideal dengan waktu siklus pagi. Kenapa? Buah-buahan sangat cocok karena sifatnya ringan. Lalu buah yang seperti apa? Yang terpenting, buah itu harus berserat, berair serta manis karena matang sempurna.
Buah harus dimakan eksklusif! Jangan campur dengan makanan lain. Fruktosa buah punya sifat merusak jika dicerna bersama makanan lain.Disini kita masih terdoktrin dengan pikiran “Jangan makan buah dengan perut kosong, asam, nanti sakit perut”.  Lalu orang mengkonsumsi buah dengan mengganjal perutnya dengan roti atau nasi. Dampaknya, sakit perut beneran!
Begini penjelasannya:
Buah yang dimakan segar secara utuh maupun dalam bentuk jus buatan sendiri, kaya dengan serat, vitamin, mineral, dan enzim. Semua kandungan buah tersebut dapat cepat sekali dimanfaatkan. Kemampuan dapat terserap dengan cepat tersebut tidak dimiliki oleh fruktosa, gula alami dalam buah. Sehingga, level gula darah tidak akan naik secara instan. Fruktosa yang terserap perlahan tidak memancing produksi insulin dari pankreas.

SEPUTAR KANKER
MEMAHAMI KANKER
Penulis mempunyai seorang teman yang di diagnosa terkena kanker paru-paru. Kepadanya, penulis menyarankan untuk mengubah pola hidup terutama pola makan. Akan tetapi, ia tidak bisa menerima konsep bahwa hal ini dapat menyembuhkan penyakit seperti kanker.  Dia lebih setuju dengan pemikiran bahwa untuk menghadapi kanker kita harus menciptakan kondisi tubuh yang membuat sel-sel kanker mati dengan konsep konsep pengobatan yang dilakukan di rumah sakit.
Beberapa bulan kemudian, teman penulis tersebut menghubunginya dan berkata bahwa semua upaya yang ia lakukan gagal dan kankernya memburuk. Kembali ia datang dan meminta saran. Penulis tidak mengubah sarannya, tetap dengan mengubah pola makan.
Kanker yang semakin memburuk pada umumnya membuat para penderita merasa seperti dijebloskan ke dalam penjara yang penuh kegelapan. Tidak tahu kemana dan harus bagaimana. Penderita umumnya pasrah menjalani pengobatan itu-itu saja, menelan ‘berton-ton’ obat, menjalani siksaan kemoterapi, tapi hasilnya minim.
Apakah kanker serumit yang kita kira? Bila kita mengacu pada bahasan ilmiah ilmu kesehatan konvensional, sampai terkini kanker masih menjadi tantangan para ahli medis yang begitu sulit dan kompleks.

MEMBUNUH KANKER

Sel kanker sama seperti naluri mahluk hidup lain yang tidak mau dibasmi begitu saja. Mereka pasti akan menyelamatkan diri dan berkembang. Pola pikir yang umumnya muncul adalah anggapan bahwa sel kanker itu bagaikan benalu yang berupa sel parasit yang merusak harmoni sistem tubuh. Karena dianggap seperti benalu, sel kanker pasif dan tidak bisa melawan, pasrah saat akan dicabut. Terkadang yang terjadi di masyarakat ketika satu sel kanker telah telah dihancurkan, tapi kemudian mucul di titik lain. Begitu seterusnya, bahkan kadang muncul lagi di tempat dimana dia telah dihancurkan. Kita melupakan hal yang sederhana, sel kanker tidak seperti tanaman benalu yang pasrah saat dicabut dan tidak mengganggu lagi setelah dibersihkan. Sel kanker mempunyai kemampuan survival. Ia tidak rela begitu saja dimusnahkan. Intinya sel kanker akan berusaha menduplikasi dirinya agar hidupnya bisa langgeng di satu komunitas besar, yaitu di tubuh yang mereka diami.
Sebenarnya cara melawan kanker paling efisien adalah dengan memanfaatkan logika tentang pertumbuhan sebuah populasi. Apa yang membuat sebuah populasi berkembang di satu daerah? Pasti ada kemudahan atau daya tarik dari tempat itu untuk didiami. Dengan berdasar pada logika ini, kita buat agar tubuh menjadi areal yang tidak nyaman bagi sel kanker untuk tumbuh dan berkembang biak.
Penemuan Otto Heinrich Warburg, pemenang Nobel pada tahun 1931, bisa menjadi acuan yang sangat vital untuk mengubah pola pikir melawan kanker. Dia menemukan bahwa sel kanker hidup dalam PH yang asam. Sel kanker akan mati-matian mepertahankan PH di kisaran minimal 6.0 agar mereka bisa hidup dan berkembang biak secara leluasa. Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa sel sehat adalah sel yang bersifat basa. Dengan mengubah PH tubuh menjadi netral atau basa. Sel kanker akan kehilangan alasan untuk hidup di dalam tubuh. Kita bisa mengacu pada temuan Antoine Bechamp (1816-1908) tentang keseimbangan PH asam-basa tubuh seseorang sebagai penentu kesehatan.
Dr. Young dan Shelton mengemukakan bahwa pola makan yang jauh dari buah dan sayuran segar identik dengan masalah kesehatan. Hal serupa juga dikemukakan oleh Hiromiya Shinoya, ahli gastroenterologi, bahwa pola makan yang berat seperti mengkonsumsi protein hewani, makanan hasil proses kimia, minuman selain air putih, membentuk karakter harmoni sistem pencernaan tubuh yang sangat buruk. Dr.Warburg, Dr. Young dan Selton dan Hiromiya mengamini bahwa pola hidup yang berbasis pola makan seperti ini menciptakan karakter PH darah tubuh yang berada di wilayah asam. Dr.Young sendiri  mendirikan klinik yang menuntun penderita penyakit, kanker salah satunya, untuk mengubah pola makan mereka agar PH penderita netral cenderung basa. Adapun Herbert Shelton terkenal dengan klinik dan terapi semacam puasa yang berbasiskan buah dan sayur segar.
Berbasis paham demikian, bukankah kanker semestinya lebih mudah dipahami, dipelajari lalu kemudian ditaklukan? Seharusnya begitu. Namun temuan temuan tersebut tidak ditindak lanjuti oleh otoritas dunia kesehatan. Salah satu alasannya mengacu masalah profit komersial. Dalam hal ini temuan Louis Pasteur lebih mudah diaplikasi. Konsep seek and destroy ala Pasteur diadopsi untuk melaawan sel kanker, diantaranya semua pengobatan invasif-radiatif. Temuan vital Bechamp dan Warburg harus diakui sulit dikembangkan ke sisi komersial, karena tidak akan didukung oleh industri, less profit. Sementara terkait upaya-upaya seperti medikasi, operasi, kemoterapi menjadi sebuah tambang emas bagi industri kesehatan. Jadi seakan akan cara untuk memerangi kanker hanya dari satu sisi, seek and destroy, bukan pada konsep membuat sel kanker tidak mampu hidup di dalam tubuh.

Disini metode Bechamp dan Warburg mempunyai kelemahan signifikan, yaitu selain tidak mendatangkan profit juga membutuhkan komitmen dan kemandirian. Terkait pola hidup, terutama makan, mau tidak mau penderita  kanker tidak mempunyai orang lain untuk disalahkan kecuali dirinya sendiri. Mengapa ia bisa terkena kanker dan mengapa metode penyembuhannya tidak berhasil. Jawabannya tergantung pada cara ia menjalani hidup.

di ringkas oleh : Ai Widianigrum
santri kelas Imrithi di PPM aswaja Nusantara
Mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di UNY

TUHAN MAHA ROMANTIS "Ketika ekspresi rindu adalah doa, tak ada cinta yang tak mulia"

TUHAN MAHA ROMANTIS
"Ketika ekspresi rindu adalah doa, tak ada cinta yang tak mulia"

Diringkas oleh: Umi Fadillah (Siswa kelas X MA. Nur Iman)

Judul buku : Tuhan Maha Romantis
Penulis : Azhar Nurun Ala
Penyunting : Abdullah Ibnu Ahmad
Penerbit : Azharologia, Lampu Djalan
Tahun Terbit : 2014
Cetakan : Pertama, Februari 2014
Tebal : 251 halaman



1. Penulis
           Azhar Nurun Ala adalah seorang pemuda darah Sunda yang lahir di Lampung dan sangat mencintai sastra. Membaca dan menulis sudah menjadi hobinya. Sebelum menulis buku, mahasiswa Jurusan Ilmu Gizi FKM Universitas Indonesia ini sering mempublikasikan karya-karyanya di blog pribadinya http://www.azharologia.com/. Novel Tuhan Maha Romantis yang ditulisnya ini merupakan buku kedua setelah kumpulan prosa Ja(t)uh yang terbit pada tahun 2013. Sukses mencetak buku pertamanya, Tuhan Maha Romantis resmi diluncurkan bersama dengan terbitnya cetakan kedua buku pertamanya. Dengan gaya melankolis namun penuh optimistis, Azhar membawakan sebuah cerita cinta yang suci dan romantis. Metafora adalah favoritnya, memperbudak waktu adalah kekuatan ajaib yang paling diinginkannya.

2. Sinopsis Buku
Novel ini menceritakan tokoh bernama Rijal, pemuda yang lahir dari keluarga guru di Bandar Harapan, Lampung. Rijal adalah anak satu-satunya di keluarga tersebut yang berkesempatan  menimba ilmu di ibu kota. Menjadi mahasiswa sastra di Universitas Indonesia mungkin menumbuhkan rasa bangga, namun perasaan cemas dan berat hati juga ia rasakan karena ia harus berpisah dengan kedua orang tuanya. Namun, demi mewujudkan cita-citanya, ia harus pergi. Dia harus membuat orang tuanya bangga dan tak menyesal menyekolahkannya di jurusan sastra.

Di kampus perjuangan itulah, kisah cintanya dimulai. Seorang wanita muslimah bernama Laras telah menawan hatinya. Laras adalah senior di jurusannya yang saat itu juga menjadi salah satu panitia ospek. Cantik, cerdas, berpendirian, muslimah taat, humoris, itulah penggambaran seorang Laras di novel tersebut. Sementara Rijal, seorang mahasiswa baru yang puitis, pemalu, namun tak kalah alim dan humoris. Dalam kehidupannya di UI, Rijal sering sekali dipertemukan dengan Laras.  Tak disangka, hatinya tertawan. Namun, ia tetap menyimpan gejolak jiwanya itu. Cinta tumbuh dalam hatinya, tapi tak jua terkembang menjadi kata. Kerinduannya pada Laras diekspresikannya dalam doa. Rijal tahu apa yang harus dilakukannya: menunggu. Hingga saatnya tepat, ia akan melamar Kak Laras, pujaan hatinya.

"Mencintai itu, bukan cuma soal rasa suka atau ketertarikan. Bukan cuma soal kekaguman. Lebih dari itu, mencintai itu sebuah keputusan. Keputusan besar."

Rijal sudah memilih untuk menjadi tawanan abadi Laras. Hatinya sudah tak mampu lagi membendung gejolak cintanya pada sang bunga. Akan tetapi, ia justru dihadapkan pada sebuah kenyataan pahit. Tepat di hari Rijal akan menyatakan perasaannya, Laras menghilang. Lenyap bagai pindah ke planet lain. Sang pujaan hati tak bisa ia hubungi lagi, dan tak seorangpun bisa! Apa yang membuat Laras pergi, ia tak tahu. Hilangnya Laras tentu membuatnya terluka. Hari berganti, bulan pun berganti, hingga lima tahun setelah perpisahan itu. Rijal belum bisa keluar dari penjara hati Laras, walaupun cincin pertunangan sudah melingkar di jarinya. Rijal melamar Aira, putri dari teman baik almarhum ayahnya, yang tak kalah cantiknya dengan Laras. Rijal melamar Aira tidak dengan tekad bulat. Ia ingin membuat ibunya bahagia. Bukankah cinta itu membahagiakan orang yang kita cintai? Begitulah Rijal, cintanya pada Ibunya sangat besar. Namun pertemuan sore itu dengan Laras yang ternyata sengaja datang ke Indonesia setelah lima tahun 'menghilang' ke New Zealand hanya untuk bertemu dengannya, membuat Rijal goyah atas keputusannya telah melamar Aira.
***

Demikianlah rencana Tuhan, tiada satupun yang tahu apa yang akan terjadi besok. Namun itulah yang harusnya menguatkan kita, saat Tuhan punya skenario yang menurut kita tidak menyenangkan, Tuhan mungkin punya rencana lain... Seperti kata Azhar dalam novelnya,
"Bukankah pelangi hanya muncul setelah turun gerimis".



                    

Doa dan Dzikir Mustajab untuk Muslimah

Doa dan Dzikir Mustajab untuk Muslimah
Agar cantik, salihah, sehat dan bahagia
Karangan H. Muhammad Rahmatullah,Lc.

Kisah Para Wanita Penghuni Surga
 v Wanita Pengusaha Pendamping Sang Nabi
            Khadijah r.a. adalah seorang janda yang tergolong bangsawan, hartawan, cantik, dan budiman. Ia disegani oleh masyarakat Quraisy dan bangsa Arab pada umumnya. Ia banyak memberikan bantuan modal kepada pedagang dan melantik orang-orang untuk mewakili urusan perniagaannya ke luar negeri. Oleh karena itu banyak pemuda Quraisy ingin menikahi dan mau membayar mahar apapun yang diminta. Namun, Khadijah selalu saja menolaknya.
            Suatu malam Khadijah bermimpi mellihat matahari turun dari langit masuk ke dalam rumahnya serta memancarkan sinarnya merata ke seluruh pelosok sehingga tidak ada sebuah rumah yang luput dari sinarnya. Kemudian mimpi itu diceritakan kepada pamannya Waraqah bin Naufal, seorang penakbir mimpi terkenal. Setelah mendengar mimpi Khadijah, Waraqah mengatakan bahwa Khadiijah akan menikah dengan seorang nabi terakhir pemimpi umat. Khadijah pun selalu menunggu dan bertanya-tanya siapakah pemimpin itu.
            Sebuah takdir menemukan Khadijah dengan seorang pemuda dari Bani Hasyim yang bergelar Al-Amin (terpercaya). Pemuda saleh, taat beribadah, santun, dan jujur ini hendak berniaga dan bergabung dengan para karyawan Khadijah. Akhirnya terjadilah pernikahan dari dua orang luar biasa ini.seorang wanita pengusaha yang salehah dengan pemuda saleh yang paling dipercaya oleh kaumnya, dialah Nabi Muhammad SAW. Sejak itu Khadijah selalu mendampingi Rasulullah SAW dalam suka maupun duka.

v Si Cerdas yang Rupawan
            Seorang gadis kecil periang berumur 9 tahun sedang gembira bermain-main dengan temannya. Rambut awut-awutan muka kotor terkena debu. Tiba-tiba datang beberapa orang yang sudah tua muncul dari dekat rumah. Mereka membawa pulang anak gadis tersebut, memberinya pakaian yang rapi, dan malamnya menikahkan gadis itu dengan laki-laki paling agung diantara manusia, Rasul terakhir umat islam. Suatu penghormatan paling tinggi yang pernah diterima seorang wanita, dialah Aisyah r.a. putri tersayang Abu Bakar sahabat Nabi yang setia.
            Aisyah diakui sebagai pembawa riwayat yang autentik bagi ajaran Islam seperti yang telah disunahkan oleh suaminya. Ia dianugerahi ingatan yang sangat tajam dan mampu mengingat pertanyaan-pertanyaan yang diajukan para tamu kepada Rasulullah serta mengingat segenap jawaban yang diberikan Rasulullah.
            Istri termuda ini tidak hanya pandai, ia juga diberi gelar Humairah (si pipi kemerahan) yang menandakan kecantikan rupanya oleh Rasululloh. Tak hanya rupanya yang cantik, hatinya pun rupawan. Ia tak pernah berkeluh-kesah dengan kehidupan yang sederhana dengan suaminya itu.


 v Kesederhanaan Putri Sang Pemimpin
            Fatimah Az-Zahra sang putri bungsu Rasulullah ini menikah dengan laki-laki sederhana, hidup sedehana, bahkan terkadang untuk makan sehari-hari pun tak ada. Pernah suatu saat ketika ia sedang menggiling gandum, jumlah gandum yang tak banyak itu digiling dengan sisa-sisa kekuatan yang ada. Tanpa disadari ia meneteskan air mata. Bukan karena menyesali kehidupannya atau kedudukannya sebagai ibu rumah tangga, namun ia merasa tak kuasa melakukan yang lebih untuk keluarganya.           Ketika itu  sang ayah menyapa,“Ada apa denganmu duhai putriku? Mengapa engkau menangis?”
            “Ayahanda, semua urusan ini membuat ananda sedih, mengapa ananda tidak bisa berbuat lebih?” jawab Fatimah,
            Kemudian Rasulullah membantu putrinya menggiling gandum seraya bersabda, “Wahai putriku, jika Allah menghendaki niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi, Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untuku beberapa kebaikan dan dihapuskannya oleh-Nya beberapa kesalahanmu dan engkau mendapat kenaikan beberapa derajat. Putriku, perempuan yang menggiling tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat. Perempuan yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Perempuan yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka, maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang telanjang. Duhai putriku, yang lebih utama dari itu semua adalah keridaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak rida denganmu, tidaklah akan kudoakan kamu. Tidakkah kau ketahui wahai Fatimah, bahwa rida suami itu adalah keridaan Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT.”
            Sejak itu Fatimah sangat berbahagia dan tidak pernah sekalipun ia menggugat Tuhannya atas semua yang ditakdirkan kepadanya. Ia yakin bahwa semua yang ia miliki didunia fana ini adalah sementara. Sungguh ada harta dan nilai yang amat luar biasa di akhirat sana.

Berdoalah, Pasti Allah Perkenankan
Ø  Adab Berdoa
·         Berdoa di tempat yang tepat dan waktu yang mustajab seperti ketika sedang sujud, waktu jeda antara adzan dan iqomah, waktu selepas sholat, waktu 1/3 di akhir malam.
·         Menghadap kiblat dan mengangkat keduatangan dan mengusapkannya ke wajah setelah selesai berdoa.
·         Memulai doa dengan membaca hamdalah, kemudian bersalawat kepada Nabi Muhammad pada awal doa dan penghujung doa.
·         Menunjukan kerendahan hati dan kekhusyukan, penghambaan ketika memanjatkan doa. Dengan suara yang rendah syahdu penuh harap dan yakinlah bahwa Allah akan mengabulkan doa kita.
·         Lebih mengutamakan doa-doa yang ma’tsur dan doa-doa yang terdapat dalam Al-Qur’an dan hadis.

Firman Allah SWT: “Rabb-mu berfirman, ‘berdoalah kepada-Ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah (berdoa) kepada-Ku akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina-dina.” (QS Ghafirayat 60)

Amalandan Munajat Sehari-hari Wanita Sholihah
ü Sayyidul Istighfar
ü Zikir selapas sholat fardhu
·         Mohon Keselamatan
·         Tahlil
·         Mohon dihindarkan dari neraka
  ü Tasbih selepas subuh
  ü Amalan pagi dan sore hari
·         Zikir sore hari
·         Zikir pagi dan sore hari
  ü Wirid menjelang siang,
  ü Doa menjadi muslimah cerdas.
  ü Doa ketika mendapat sesuatu yang menyenangkan
·         Doa kesyukuran
·        Doa mohon kekuatan,
  ü Doa saat terjaga pada waktu malam
·         Tahlil dan tasbih
·         Istighfar
  ü Wirid sholat malam
·         Doa qiyamullail
·         Doa sholat tahajud
·         Doa sholat witir
  ü Doa-doa sepanjang waktu
·         Doa sapujagat
·         Doa terhindar dari gosip
·         Doa ketika difitnah dan didzalimi
·         Doa mohon kesehatan jasmani
·         Doa sujud sajadah
  ü Amalan ibadah malam
·         Doa menggapai kemuliaan
·         Doa ketika bimbang
  ü Doa tertimpa musibah
·         Doa mohon rahmat
·         Doa ketika tertimpa musibah
  ü Amalan seputar tidur
·         Doa ketika hendak merebahkan badan
·         Doa sebelum tidur
·         Doa mau tidur
·         Doa bangun tidur
  ü Amalan ketika di kamar mandi
·         Doa masuk kamar mandi
·         Doa keluar kamar mandi
·         Adab buang air





Neni Puri Nurhidayati
kelas jurumiyah 
Mahasiswi jurusan PGMI di Alma atta

AL-Ikhlash oleh: ACHMAD CHODJIM

ACHMAD CHODJIM
Penulis buku alfalaq dan annas

AL-Ikhlash
قل هو الله أحد
الله الصّمد
لم يلد ولم يولد
ولم يلد يكن له كفوا أحد
Inilah surah ke -112 dalam kitab suci Al-Qur’an menurut mushaf Ustmani. Meskipun ditempatkan di bagian akhir Kitab, Al –Ikhlas merupakan surah yang diwahyukan di Makkah.bahkan surah ini diturunkan di awal masa kenabian. Menunrut Maulana Muhammad Ali, ada 60 surah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w. selama lima tahun pertama kenabian.
            Al-Ikhlas merupakan surah ke-22 yang diturunkan kepada Nabi. tetapi sebagian ulama berpendapat bahwa surah tersebut diwahyukan pada urutan yang ke-19. Surah Al –Ikhlas disebut juga dengan surah Al-tauhid karena surah ini berisi ajaran pemurnian kepercayaan manusia kepada Tuhan-Nya.
Pada waktu itu sudah lebih dari 15 surah yang telah diwahyukan kepada Nabi. Akan tetapi, belum ada surah yang khusus menjelaskan hakikat Allah kepada masyarakat musyrik Makkah. Mereka mempertanyakan sifat Tuhan yang dipercayai Nabi. Dalam sistem kepercayaan mereka, Tuhan memilki banyak anak,dan anak-anak Tuhan itu adalah para malaikat.
Diceritakan dalam kitab Tadzkirat Al-Qurthubi bahwa “Barang siapa yang membaca surah Al-Ikhlas hingga meninggal dunia ,maka ia tidak akan membusuk di dalam dunia”. selanjutnya di sebutkan bahwa ia akan selamat dari kesempitan kuburnya. Para malaikat pun akan membawanya melintasi titian al-shiroh al-mustaqim menuju syurga.
Ada lagi cerita yang disandarkan kepada Ibn Abbas bahwa pada setiap Padang Sahara terdapat 80 ribu malaikat. Semua malaikat tersebut membaca surah Al-Ikhlas. Setelah itu mereka membaca:” Wahai Tuhan kami,sesungguhnya pahala dari bacaan ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al -Ikhlas,baik ia itu laki-laki maupun perempuan”.
Ada lagi hadist yang langsung disandarkan Nabi Muhammad,”Demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, sesungguhnya “Qul huwa Allahu ahad” tertulis di sayap Malaikat Jibril,”allhu al-shomad” tertulis pada sayap Mikail, “lam yalid wa lam yuu lad” pada sayap Izro’il, dan “wa lam yakun lahu kufuwan ahad” pada sayap Malaikat Isrofil.

·         Qul huwa allahu ahadun “dialah Allah yang maha esa”
“Huwa allah” maksudnya “Dia Allah”.  Dia adalah Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri. Sifat pokok ini juga disebut dalam Ayat Kursi. Di dalamnya, kata “Dia” mencakup segala hal.  “Dia” bukan hanya tidak kantuk dan tidur,  tetapi semua yang ada dilangit itu kepunyaan-Nya. Pada surah Al-Ikhlas lafadz “Dia” adalah Allah.
            Ayat kursi menyebut “Allah adalah Dia” keberadaannya yang selalu ada. Keberadaan yang bersifat tetap dari dahulu hingga masa yang akan datang. Dia selalu tetap. Dia tak pernah dan tak akan berubah. Lalu manusia kita ini siapa? Kita adalah ciptaannya yang diberi hak untuk berada. Artinya kita sendiri tidak memiliki keberadaan. Kita maujud jika Dia menghendaki keberadaan kita.
            Dia adalah yang menciptakan langit dan bumi sesuai dengan kebenaran-Nya. Artinya, segala sesuatu mengandung maksud dan tujuan yang benar. Apa saja yang di ciptakan oleh Tuhan itu mempunyai arti.
·         Allahu ahad “allah itu esa” .
Allah bersifat Wajibul wujud (wajib ada-Nya).  Tanpa Yang Ada, mustahil tercipta segala sesuatu di alam semesta. Yang Ada sudah pasti hanya satu. Kalau dua, sudah pasti tidak wajib ada karena keduanya akan saling mendahului satu sama lain? dan nantinya ada yang mengatur.  Yang Ada dalam keniscayaan, yang pasti ada. Maka, Dia yang di sebut Allah itu satu ada-Nya. Allahu ahad inilah awal konsep ketauhidan.      
·         Seruan Laa ilaa ha illa Allah .
 Nabi Muhamad hadir di dunia sebagaimana Nabi - Nabi lainnya, yaitu untuk mengajar manusia mempraktikan kehidupan yang bernuansa tauhid. Pertama, yang di seru adalah seluruh manusia. Siapa yang menciptakan manusia? Tentu saja Allah SWT.  Dalam banyak ayat dinyatakan “Kami menciptakan manusia”.  Lhoh, mengapa kok  malah menggunakan kata “Kami”, bukan “Aku”?  Bukankan telah jelas yang menciptakan manusia itu adalah Tuhan? Ternyata hal ini dimaksudkan agar kita menyadari hubungan manusia dengan Tuhan-Nya.
·         Allahus shomad “Allah itu Maha kekal dan Absolut”
Allah adalah zat yang segala sesuatu bergantung kepada-Nya. Dalam Sekar Sari Kidung Rahayu, Achmad Juwahir Anomwidjaja menerjemahkan ayat tersebut ke dalam bahasa jawa “Allah kang tansah den suwun-suwun” (Allah adalah yang selalu di mohon).
            Dia itu al-shomad. Seorang musafir Abdullah Yusuf Ali mengatakan bahwa kata shomad sulit diterjemahkan dengan satu kata yang mengandung arti kata kekal dan absolut. Absolut adalah sifat eksitensi yang hanya dapat  diatributkan kepada-Nya. Selain-Nya hanyalah temporal atau sementara, dan hanya  Dia yang tidak tergantung pada suatu. Atau menurut Muhammad Asad Causa prima. Itulah makna dari “al-shomad”.
·         Dzul al-jalali wa al- ikram,
Tuhan-lah yang kekal.Tuhan maha agung. Dia pemilik kebesaran yang sebenarnya (full of majesty). Rene Descartes (bapak filsafat modern) menyatakan “cogito, ergo sum” (aku berfikir, maka aku ada). Descartes merasakan bahwa kehadiran Tuhan itu melalui berfikir. Menurutnya, ada 3 ide bawaan yaitu:
(1) ide pemikiran diri manusia merupakan makhluk yang berkesadaran.
(2) Ide Allah terkait dengan kesempurnaan-Nya.
(3) ide keluasan, yaitu segala sesuatu yang ada di sekitar manusia harus dimengerti dalam ukuran panjang, lebar ,tinggi, luas, dan lebar.
Tuhan itu kekal dan absolute, maka dengan sendirinya Dia itu Maha Perkasa. Sebutan Tuhan pada Jawa kuno itu adalah sang hyangtaya. “Sang” di gunakan untuk kata penghormatan. “Hyang” sama dengan dewata. “Taya” artinya kosong tidak ada. Meskipun masyarakat Jawa telah menerima ajaran agama Budha Shunyata (kekosongan), Tuhan tidak disebut sang shunya. Walaupun sama-sama berarti “kosong”, tapi implikasinya berbeda. Shunya itu bermakna kosong dari keberadaannya sendiri secara mandiri. Jadi maksudnya adalah segala sesuatu itu tidak kekal (impermanent).
Dia-lah Yang Maha kuasa dan Maha Tahu. Manusia ibarat alat yang tidak berguna bila manusia tdak meningkatkan dirinya. Allah tidak akan memberikan cobaan yang melebihi kesanggupan manusia. Namun, bagaimana dengan musibah yang melanda seperti Tsunami yan g mengakibatkan banyak ribuan manusia meninggal? Hal ini  akan banyak orang bertanya-tanya. Ingatlah, Allah itu al-shomad. Dia itu kekal. Perbuatan-Nya tidak bisa dibandingkan dengan perbuatan manusia.
Al –shomad adalah Juru selamat. Dalam pandangan yahudi, mereka yang hidup di dunia pasti pernah melakukan sebuah kesalahan. Mereka memiliki “syahadad” yang setiap hari dibaca sebanyak dua kali. ”Shema Israel, adonay elohainu, adonay ehad” yang artinya “Dengarkan wahai Israel,Tuhan yang maha pengasih Tuhan yang Maha penyayang itu Allah kita, dan Tuhan itu hanya satu”. Umat kristiani memiliki semboyan “extra ecclesam nulla sallus” yang berarti “Di luar gereja tidak ada keselamatan”. Dalam keyakinan umat islam, baik dari sekte suni maupun syiah, mengaku bahwa hanya dalam agama Islam seseorang akan mendapatkan keselamatan. Hal ini termaktub dalam ayat “Inna addiina ‘inda Allahi al –islam” yang berarti “Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah agama Islam”.
·         Lam yalid wa lam yuulad (dia tidak beranak dan tidak dilahirkan).
Alfa dan omega berarti Tuhan merupakan zat yang kekal-Nya dari alfa hingga omega. Kalau bahasa kita Tuhan disebut yang Awal dan yang Akhir. Namun, dalam segi hakikat, Allah tidak bisa disebut awal dan akhir, Dia sudah ada, sekarang ada, dan tetap akan ada.
Dalam surah Al-Ikhlas, kalimat pujian di atas diringkas dalam satu kalimat “Dia yang tidak beranak dan tidak pula diperanakkan” (lam yaa lid wa lam yulad). Maka Dia yang menjadi sumber keselamatan dan sekaligus jalan selamat itu sendiri. Kalaupun yang lahir itu selamat dan tidak tersentuh kematian, sebenarnya ia telah berada dalam naungan illahi. Berarti dia memiliiki semua sifat 20 Allah yang sudah menjadi tajalli  terkecuali sifat jaiz yang tidak di miliki manusia.

Siapa Tuhan Alam semesta kita?
o   Praduga, maksudnya semua yang kita anggap benar tapi tanpa ada bukti kebenarannya. Yang jelas, Tuhan bukanlah hasil tindakan menduga-duga
o   Fakta, maksudnya apa yang kita lihat itu penuh kesadaran atau kejadian yang dilihat tidak hayalan. Dalam Al-Qur’an disebutkan bahwa Tuhan tidak serupa dengan segala sesuatu, atau tidak ada sesuatu yang menyerupainya.
o   Fenomena, maksudnya jika seseorang mengatakan sesuatu yang tampak itu adalah Tuhan, maka itu bukanlah Tuhan.

·         “Walam yakul lahu kufuwan ahad” (tak seorang pun setara dengan Dia).
Dari ahad ke ahad, dari Allahu ahad ke lam yakul lahu kufuwan ahad, ayat pertama menegaskan bahwa hanya satu kebenaran yang ada. Sedangkan ayat terakhir menyatakan tak seorang pun yang setara dengan-Nya.  Dia adalah satu-satu nya kebenaran. Sekitar tiga ribu tahun yang lalu, Nabi Musa As menerima wahyu Tuhan tentang siapa diri Tuhan yang sebenarya. Nabi Musa diperintah oleh Tuhan untuk mengabarkan kepada Bani Israel. Kemudian Nabi Musa bertanya kepada Tuhan tentang nama-nama-Nya. Jawaban Allah dalam Surat Al-khuruj (3: 14) berbunyi, “faajabahu Allah abyahi alladzi ahyahi,maka Allah menjawab nabi Musa “ana al kain” (AKU adalah AKU) .
Allah bersifat Esa.  Namun, Esa-Nya bukanlah sebuah bilangan. Allah bukanlah bilangan satu. Umat islam memanggil-Nya “Allah”, walaupun itu bukanlah nama aslinya. Nama Allah adalah salah satu dari Asmaul Husna, yaitu nama-nama yang di sifatkan  kepada Tuhan saja.


oleh : Zain Aprilia Rahmawati
Kelas Imrithi di PPM Aswaja Nusantara
Mahasiswi jueusan Pendidikan Bahasa Arab 
Di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta