nu

nu

RAHASIA SHOLAT KHUSUK

RAHASIA SHOLAT KHUSUK
Seringkali kita (yang beragama Islam) melakukan shalat tidak disertai kekhusyukan. Shalat hanya dijadikan sebagai rutinitas yang tak lebih dari aktivitas jungkir balik di atas sajadah bergambar ka’bah. Ternyata saya selama ini belum bisa merasakan itu. Saya merasa selama ini shalat hanya demi menggugurkan kewajiban kepada Yang Maha Kuasa. Bukan sebagai kebutuhan agar jiwa tetap sehat dan menghapus dosa-dosa kecil dan besar yang setiap hari bisa hinggap pada diri saya, serta tentu saja sebagai tabungan masa depan ketika kelak saya dipanggil oleh Allah SWT. Maka alangkah baiknya saya mengingatkan diri saya sendiri dan jika bisa memberi juga pencerahan bagi pembaca yang selama ini mengalami hal seperti saya.
Banyak sekali kitab-kitab klasik dan kontemporer yang membahas bagaimana agar shalat bisa khusyuk. Tidak merasa terbebani dengan aktifitas shalat yang setiap hari berusaha kita lakukan. Maka shalat akan menjadi ringan dan menjadi nikmat. 
Dalam buku yang saya baca “Rahasia Sholat Khusuk” yang disusun oleh Rizal Ibrahim, terdapat pesan yang tersirat maupun tersurat. Inilah rahasia-rahasia yang terdapat pada buku ini agar sholat menjadi khusyuk. Seperti kisahnya Sayyidina Ali bin Abi Thalib tentang kekhusyukan sholatnya. Suatu hari Sayyidina Ali pernah dadanya tertusuk panah ketika perang. Saat hendak diobati beliau menolak dan berkata, “Obatilah lukaku ini ketika aku sedang sholat.” Subhanallah, Sayyidina Ali ketika sholat saking khusyuknya membaca Ayat-ayat Al-Qur’an sampai-sampai sedikitpun beliau tak merasakan sakit ketika lukanya diobati. Akan tetapi, Sayyidina Ali pernah gagal ketika memenuhi tantangan Rosululloh untuk sholat khusyuk di hadapan Rosul karena saat akan melakukan salam teringat hadiah.
Perlu diketahui manusia terbagi atas tingkatan-tingkatan dalam sholat. Sholat orang biasa adalah sholat kebanyakan orang pada umumnya dengan menjalankan perbuatan yang diawali takbiiratul ihram, diakhiri salam dengan disertai niat. Sholat orang khusus adalah dengan meniadakan segala kehinaan yang terlintas dalam pikiran, keinginan-keinginan duniawi dalam sholatnya namun demikian diperkenankan baginya terlintasnya harapan-harapan yang bersifat ukhrawi seperti keinginan masuk dalam surga, aman dari siksa neraka. Shalat orang yang sangat khusus adalah dengan khudurnya hati dan berpaling jauh-jauh dari segala hal selain Allah.


Upaya-upaya untuk meningkatkan kehusyukan dalam sholat kita yaitu:
  1. Menanamkan hakikat La Ilaha Illallah.
 Tanamkan makna tiada Tuhan selain Allah didalam hati kita. Jauhkan dari semua rasa kebesaran terhadap makhluk Allah. Nyatakan dalam hati, bahwa hanya Allah yang maha besar dan hanya Allah yang maha kuasa.
2.      Sholat sebagai kebutuhan.
Mengerjakan sholat lima waktu bukan hanya menggugurkan suatu tuntutan kewajiban, tetapi kita membutuhkan sesuatu dari sholat tersebut. Allah tidak membutuhkan ibadah yang kita lakukan. Seberapa besar ataupun kecil amal kita tidak akan mengurangi kekuasaan Allah.
3.      Sempurnakan bersuci.
Yang dimaksud bersuci tidak hanya berwudhu sebelum shalat, tapi juga bersuci setelah beristinja’. Hal-hal yang bisa membatalkan shalat adalah karena tidak sempurna dalam bersuci atau membersihkan diri dari hadats kecil dan hadats besar. Bagaimana shalat bisa dikatakan syah apabila kita masih memiliki setetes air najis yang menyiprat di paha karena kita buang air dengan berdiri. Maka berhati-hatilah dalam hal bersuci ini.
  1. Memahami bacaan-bacaan dalam shalat.
Alangkah hambarnya perkataan kita jika hanya datang dari lisan tetapi hati tidak mengataui maknanya. Maka salah satu agar shalat menjadi khusyu’ adalah dengan memahami makna yang terkandung dari bacaan dan do’a yang kita ucapkan ketika shalat.
  1. Menghadirkan hati.
Yakin bahwa Allah menyaksikan shalat kita. Yakini dalam diri kita bahwa Allah sedang memperhatikan kita saat shalat. Lupakan sejenak segala urusan yang bersifat duniawi. Hanya Allah yang kita ingat saat shalat akan bisa membawa kita kepada kekhusyu’an yang sebenarnya.
6.      Menyempurnakan gerakan-gerakan sholat
Sewaktu kita sholat gerakan-gerakan pada sholat harus kita perhatikan. Gerakan tiga kali berturut secara berlebihan dapat membatalkan sholat. Didalam sholat ketika ruku’, i’tidal, sujud, dan duduk diantara dua sujud menggunakan tumaninah (berhenti sejenak/tidak bergerak).
7.      Menyempurnakan pakaian dan tempat sholat
Menutup aurat, pakaian dan tempat yang suci dalam sholat adalah wajib. Jadi lebih baik gunakan pakaian dan tempat yang sempurna.
  1. Latihan shalat tahajjud. 
Ketika malam tiba. Saat semua manusia sedang terlelap dalam tidurnya adalah saat yang tepat melakukan shalat malam. Shalat tahajjud. Dengan suasana yang hening dan tenang tersebut kita akan mendapati suasana yang nyaman dalam melakukan shalat.
  1. Menjadikan diri sebagai tamu Allah. 
Apa yang dilakukan seorang tamu ketika berkunjung ke rumah orang lain adalah berusaha menggunakan pakaian yang rapi dan santun. Begitu juga ketika menghadap Allah. Dengan memakai pakaian yang rapi dan bersih menjadikan kita sepesial di mata Allah. Memang, kadang kita merasa dengan menggunakan pakaian yang menutup aurat saja sudah cukup agar shalat menjadi syah. Tapi bukankah khusyu’ dalam shalat akan meningkatkan nilai shalat kita di hadapan Allah.
  1. Anggap sebagai shalat terakhir. 
“Bekerjalah seakan engkau akan hidup selamanya, dan beribadahlah seakan-akan engkau akan mati esok hari”. Menganggap bahwa shalat yang kita lakukan adalah shalat yang terakhir akan membuat shalat menjadi khusyu’. Karena kenyataannya kita tidak akan pernah tahu kapan akan dipanggil oleh Allah. Bisa jadi selesai shalat, besok pagi atau nanti sore.
11.  Ikhlas
Amalan yang disertai hanya untuk ridho Allah 
  1. Berdo’a agar diberi shalat khusyu’.
 Yang terakhir adalah berdo’a agar selalu diberikan shalat khusyu’ oleh Allah



 oleh : Ahmad mas'udi 
kelas Alfiyah di PPM Aswaja Nusantara
Mahasiswa di Universitas Teknologi Yogyakarta

WALL MAGAZINE


DAGANG MANUSIA (Rachmad Syafaat.SH.M.Si. dkk)

DAGANG MANUSIA
(Rachmad Syafaat.SH.M.Si. dkk)
Trafficking atau perdagangan manusia, terutama perempuan dan anak, merupakan jenis perbudakan pada era modern ini. Perdagangan perempuan dan anak dinyatakan sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang berat.
Indonesia tergolong dalam TIER 3, yaitu negara yang di asumsikan tidak serius menangani masalah trafficking, tidak memiliki perangkat perundang-undangan yang dapat mencegah, melindungi dan menolong korban. KUHP hanya memiliki satu pasal saja yaitu pasal 297. Apalagi, perdagangan anak juga belum diantisipasi oleh UU no. 4 tahun 1979 tentang kesejahteraan anak.
Dari berbagai kota besar di Indonesia, Surabaya, yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Timur, ternyata merupakan kota terbesar pertama sebagai tempat terjadinya perdagangan perempuan dan anak (data dari Mabes POLRI, tahun 2000).
Pada tanggal 26-28 februari tahun 2000, di Nusa Dua Bali, telah diadakan Konferensi Regional Asia tentang perdagangan manusia. Dalam konferensi tersebut di nyatakan bahwa korban terbesar adalah perempuan dan anak. Maka dilakukan penelitian tentang faktor-faktor yang menjadi pendorong dan penarik dari terjadinya perdagangan manusia.
TUJUAN
A.    Memaparkan peta perdagangan perempuan dan anak di Jawa Timur.
B.     Memaparkan persepsi masyarakat terhadap masalah trafficking.
C.     Memaparkan proses hukum, kebijakan dan progam spesifik daerah jatim.

METODE PENELITIAN
·         Lokasi penelitian
Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi, yaitu Surabaya, Malang, dan Blitar.
·         Pendekatan penelitian
Pendekatan ini menggunakan pendakatan kuantitatif dan kualitatif. Dalam beberapa hal lebih bersifat kualitatif dengan mendeskripsikan hasil-hasil wawancara mendalam. Data kuantitatif digunakan untuk menjelaskan profil umum.
·         Jenis dan sumber data
Data primer meliputi data yang terkait dengan jaringan perdagangan, jenis transportasi, pola mobilisasi serta masalah-masalah lain. Data sekunder lebih di fokuskan pada pemberitaan berita koran, memorandum, Jawa Pos serta Surya yang membuat isu trafficking terhadap perempuan dan anak.
·         Populasi dan sampel
Populasi penelitian ini adalah pekerja seks komersial, mantan TKI ke luar negri dan pengemis di Jawa Timur.
·         Metode pencarian  data
Berbagai alat pencarian data di gunakan dalam penelitian ini, baik secara simultan fakultatif dan dalam kasus-kasus tertentu di gunakan secara bersama-sama.
·         Analisis data
Hal ini di lakukan untuk menggambarkan benang merah dalam terjadinya perdagangan perempuan dan anak.


oleh: Sunyoto
kelas jurumiyah di PPM Aswaja Nusantara
sekolah: MA Nur Iman Mlangi

Membangun Islam Tengah (Refleksi Dua Dekade Ma’had Aly Situbondo)

Membangun Islam Tengah
(Refleksi Dua Dekade Ma’had Aly Situbondo)
Pengarang: Dr. Abu Yasid. MA. LLM

Ma’had aly yang ddirikan pada 1990 merupakan lembaga tafaqquh fil adn, yakni lembaga pengembangan kajian fiqh (yurisprudensi islam) dibawah naungan Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukerejo Situbondo, pada tahun 2010 mendatang ma’had aly genap berusia 20 tahun atau dua dekade. Sampai saat ini, lembaga yang didirikan oleh alm. KH Khr As’ad Syamsul Arifin di penghujung hayatnya kini sudah meluluskan enam angkatan mahasiswa/mahasantri dengan jumlah rata-rata 40-50 orang mahasiswa setiap angkatan.
Pada tahun 2003 yang lalu, ma’had aly ditunjuk Direktorat Kapontren Departemen Agama RI menjadi pilot projek penyelenggaraan ma’had aly se-indonesia. Satu tahun kemudian, tepatnya pada akhir 2004, ma’had aly mendapatkan SK penyetaraan dengan program S2 (Magister  Hukum Islam) dilingkungan PTAI dari Dirjen Kelembagaan Agama Islam (Bagais) Departemen Agama RI.
1.      Kurikulum Ushuli
Kurikulum Ma’had aly menempatkan ushul fiqh sebagai pusat konsentrasi kajian yang dinilai sangat strategis, Fiqh sebagai produk Istimbath dan ushul fiqh sebagai metedologinya diapresiasi secara integral menjadi konsenterasi kajian dan mendominasi rangkaian pembelajaran. Jika fiqh merupakan diktum-diktum hukum operasional hasil kajian istimbath para mujtahid maka ushul fiqh adalah perangkat metodologinya.
Materi ushul fiqh dijabarkan ke dalam dua komponen besar.
1.      Kajian ushul fiqh klasik dengan kitab Jam’u Al-Jawami’ sebagai tema sentral pembahasan.
2.      Kajian ushul fiqh tematik yang dibelah menjadi tiga komponen mata kuliah yaitu:
a.       Ushul fiqh satu dengan muatan pembahasan mengenai dalil-dalil syar’i dan kaidah-kaidah ushul fiqh kebahasaan.
b.      Ushul fiqh dua yang memuat kajian kritis menyangkut pemikiran ushul fiqh perbandingan.
c.       Ushul fiqh tiga dengan tekanan kajian tentang selukbeluk maqasid as-syariah.

Sedangkan materi fiqh juga diberikan dalam dua komponen besar yakni :
1.      Fiqh At-Turats (fiqh klasik)yang terdiri dari kitab Fath-al-wahhab (Fiqh Syafiiyah) dan kitab Al-Bidayatul Al Mujtahid (fiqh perbandingan empat mazhab).
2.      Fiqh al-Mu’syarah (fiqh kontemporer) yang dibelah menjadi beberapa mata kuliah sebagai berikut:
a.      Nizham al-Iqtishab al-Islami
b.      Al-Alaqot at-Dauiyah
c.       Alfiqh- aldutsuri
d.      Al-fiqh al-Mashrafi

e.       Fiqh at-Ta’min.

oleh: Najih salim
kelas jurumiyah di PPM Aswaja Nusantara

Sekolah itu Candu (Oleh: Roem Topatimasang)

Sekolah itu Candu
Oleh: Roem Topatimasang
Buku “Sekolah itu Candu” terdiri dari beberapa kumpulan artikel yang di tulis oleh Roem Topatimasang, pertama kali diterbitkan pada tahun 1998 oleh penerbit Pustaka Pelajar, Yogyakarta. Selama beberapa tahun buku ini menjadi salah satu buku terlaris sehingga penerbit harus mencetaknya untuk yang kedelapan kali. Artinya, buku ini memang benar-benar bagus dan patut untuk dijadikan bahan referensi.
Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi Roem Topatimasang yang sudah berkeliling Nusantara. Ia menemukan fenomena yang sangat menarik tentang sekolah, yaitu adanya perbedaan yang mencolok antara sistem dan praktik dengan kebijakan yang telah dibuat pemerintah.
“Jangan sampai putus sekolah, kalau putus sekolah bisa berabe,” demikian ujar Mandra dalam pariwara televisi “Ayo ke Sekolah” yang diseponspori oleh UNICEF. Karena begitu pentingnya sebuah sekolah, bank dunia dan bank pembangunan sekolah sampai mengucurkan dana utang baru untuk menjamin anak-anak Indonesia tetap di bangku sekolah ditengah masa krisis beruntutan saat itu. Untuk menjamin dana tersebut sampai pada tujuannya, jalur birokrasi pun dipangkas. Sejak beberapa tahun anggaran belanja negara untuk sektor pendidikan merupakan primadona. Bukan hanya soal kebocorannya, simak saja laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) setiap tahunnya menunjukkan nasional masih tetap merupakan salah satu lembaga pemerintah yang paling korup, banyak salah urus dan sangat ruwet.
Namun pertanyaan yang lebih penting adalah apakah mencerdaskan bangsa dapat diraih  melalui proses yang dipicu-laju dengan tambahan dana besar. Pertanyaan kunci adalah apakah usaha ini merupakan usaha yang layak. Apakah program ini akan mampu menghindari keterpurukan yang lebih jauh, khususnya ketika pasar bebas sudah diterapkan.
Sistem kurikulum dan sistem manajemen sekolah juga tidak kalah seru. Hampir setiap kali pergantian menteri, kebijakan mengalami bongkar pasang. Sistem sekolah hanya dibuat untuk mencari untung. Sistem industrialisasi sekolah sudah mengubah wajah baru pendidkan, yang semula bertujuan untuk mencerdaskan sekarang untuk menjadikan peserta didik sebagai objek pasar. Hal ini sudah keluar dari landasan-landasan pendidikan, sehingga harus dikembalikan lagi pada fungsi utama dan jalur yang benar.
Dalam artikel “Sekolah Itu Candu” disebutkan, “Dulu terdapat seorang anak yang berbakat dikeluarkan dari sekolahnya, justru gara-gara dia mencoba mencari tahu lewat satu penelitian yang dirancang dan dilakukan sendiri tentang pandangan kaum remaja sebayanya mengenai kehidupan seksual, banyak yang bingung campur-aduk.”
Eko sulistiyo seorang siswa SMA di Yogyakarta mengumumkan hasil penelitiannya tentang pandangan kaum remaja seusianya terhadap kehidupan seksual. Kasus ini juga dikenal sebagai kasus angket seks remaja. Selama beberapa minggu, beberapa koran di Yogyakarta, Jakarta dan Bandung melaporkan secara eksklusif kasus tersebut. Akhirnya, banyak surat pembaca dan polemik berkembang. Dari semua tanggapan yang ada, terlihat bahwa masyarakat secara umum tidak menerima pemecatan Eko. Alasan pemecatan adalah Eko melakukan penelitian tanpa izin resmi dari sekolah dan pejabat pendidikan setempat. Alasan tersebut dianggap sekedar alasan untuk mencari-cari dan mengada-ada bahkan makin memperlihatkan kelemahan dunia pendidikan nasional yang dinilai semakin birokratis dan serba formal.
Pendidikan semakin tunduk dan diatur oleh kekuasaan politik, bukan berdasarkan kaidah atau asas-asas ilmiah. Karena itu salah seorang rektor di perguruan tinggi merekrut Eko menjadi mahasiswa tanpa tes. Banyak reaksi dari masyarakat menyatakan dukungan dan menganggap keputusan itu lebih tepat, berani, dan lebih mendidik. Maka heboh ini pun mereda perlahan-lahan kemudian terlupakan orang.
Dalam ulasan yang lebih lanjut, penulis banyak menyayangkan masyarakat yang bersikap reaktif saja. Seakan-akan sekolah merupakan dewa yang tidak bisa ditawar lagi. Sebenarnya sekolah bukanlah satu-satunya alat untuk menuju apa yang kita mau. Sekolah hanya bisa sedikit membantu tentang apa yang kita inginkan. Tetapi masyarakat merasa terlalu heroik seakan sekolah adalah satu-satunya jalan untuk menuju kesuksesan.


 oleh :Muhammad ilyas
kelas Alfiyah di PPM Aswaja Nusantara
jurusan pendidikan IPS di Unversitas Negeri Yogyakarta

50 Mukjizat Nabi Muhammad SAW

50 Mukjizat Nabi Muhammad SAW

Mukjizat adalah suatu peristiwa yang luar biasa yang tidak bisa di akal atau dipikirkan yang diberikan oleh Allah kepada nabi dan rosul dengan tujuan untuk membuktikan kebenaran ajaran yang dibawanya.
Sejarah nabi menunjukkan bahwa setiap utusan itu dalam perjuangannya menyiarkan kebenaran, menyampaikan perintah dan larangan Allah, selalu mengalami bermacam-macam rintangan serta berbagai perlawanan dan pertentangan dari kaumnya. Akan tetapi, berkat kekuasaan Allah dan mukjizat-mukjizat yang diberikan kepada mereka, segala macam persoalan dapat diatasi dengan segera.
Oleh karena itu, tiap-tiap rosul pasti memiliki mukjizat yang berbeda-beda dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Seperti Nabi Musa yang dianugerahi mukjizat berupa tongkat yang dapat berupa menjadi ular. Begitu juga Nabi Sulaiman memiliki mukjizat berupa kemampuan berbicara dengan binatang.
Sebagaimana dengan para nabi yang lainnya, Nabi Muhammad memiliki mukjizat dengan karakter dan ke khas-an sendiri. Hal tersebut terungkap dalam buku “50 Mukjizat Nabi”. Salah satu kisahnya adalah ketika Rosululloh dapat mengetahui isi hati sahabat. Pada suatu hari sehabis memenangkan peperangan, Shofwan bersama Rosululloh berkeliling untuk memeriksa harta rampasan dalam perang Hunain. Tatkala rombongan Rosululloh melalui sebuah lembah yag penuh dengan Unta dan kambing. Shofwan dengan mata tajam memandang sekeliling yang penuh bintang ternak. Maka terlintaslah dalam lubuk hatinya untuk memilki bintang yang ada di lembah itu. Pada saat dia tenggelam dalam lamunanya ia tiba-tiba tersentak mendengar perkataan Rosululloh yang mengetahui apa yang terlintas dalam hatinya.
”Senangkah engkau melihat semua binatang ini, wahai Abu Shofwan?” tanya Nabi kepadanya.
“Ya, senang sekali,” jawab Shofwan.
“Kalau begitu binatang semua ini untukmu,” sambung Nabi.
Mendengarkan Rosululloh, dengan gembira Sofwan berkata “Aku bersaksi Engkau adalah utusan Allah. Tidak mungkn hati seseorang sedemikian baiknya kecuali hati seorang Nabi.”
Mukjizat terbesar yang dimiliki oleh Rosululloh adalah Al-Quranul Karim yang masih kita saksikan sekarang. Di antara mukjizat Al-Quran adalah ketinggian nilai bahasanya sehingga diperlukan penafsiran guna dapat memahaminya. Ada yang menyamainya bahwa Al-Quran laksana berlian.
Di antara 50 mukjizat-mukjizat Nabi Muhammad SAW.adalah sebagai berikut:
-Rosulullah dapat mengetahui siksa kubur
-cahaya Rosulullah membekas padaorang yang ada di sekitarnya
-Rosulullah dapat mengetahui nasib cucu-cucunya di hari tua
-Mendung yang menaungu Rosulullah
-Al-qur’anul karim
-dan lain sebagainya.

Buku ini bisa menambah keimanan seseorang dan meyakini bahwa Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah hanya untuk menyampaikan perintah dari Allah SWT yaitu menyebarkan agama yang di bawanya.

oleh: Muhammad umar faruq
Kelas Alfiyah di PPM Aswaja Nusantara
Sekolah : MAN Godean 

ISLAM DI ASIA TENGAH

ISLAM DI ASIA TENGAH

Kisah dari sejarah yang hilang, bangsa Mongol mulai muncul pada akhir abad Xll sampai awal abad ke Xlll M. Bangsa Mongol pada mulanya merupakan entitas masyarakat yang mendiami hutan Siberia dan Mongolia luar. Mereka tinggal di antara pasir gurun Gobi dan danau Baikal. Mereka merupakan keturunan dari bangsa Tartar yang hidup sebagai penggembala. Sebagian dari mereka menyembah matahari saat terbit, tetapi pemberani, sabar, tahan sakit, dan tangguh. Yang paling menonjol dari diri mereka adalah bahwa mereka sangat patuh kepada kepala suku atau pemimpin mereka. Pada tahun 1206 M, Quryltay (sidang para kepala suku bangsa Mongol) sepakat untuk mengangkat Temujin, yang kemudian mendapat gelar Chengis Khan, menjadi pemimpin tertinggi bangsa Mongol bernama Yesugey Ba,Atur (W.1175 M.)

Dalam masa kepemimpinannya chengis khan mengeluarkan undang- undang sosial,yakni ulang yassa/ulang yasa/asaq/yassa/yasa.peraturan tersebut di keluarkan dengan tujuan untuk memberi lanndasan yang kokoh bagi bangsanya guna menghadapi tantangan dan memperluas wilayahnya,baik ke cina maupun negeri-negeri islam,bahkan ambisinya untuk menguasai dunia telah mendatangkan sebuah julukan baginya,yaitu alexander for asia.

Sepeninggal Chengis Khan, daerah kepemerintahannya di bagi pada 4 anaknya: Jochi, Chagtai, Oghtai, dan Touly. Dia menunjuk Oghtai sebagai khan agung. Sementara putera pertamanya, Jochi, dengan pasukan yang di pimpin oleh anaknya Batu (cucu Chengis) berhasil menaklukan lembah Sungaivolga dan Siberia. Batu inilah yang kemudian merintis dinasti Kipcak atau disebut juga golden horde. Pada perkembangan selanjutnya, mereka masuk Islam dan berhasil menaklukkan Russia, Polandia, dan sekitarnya. Chagtai, putra ke-2 Chengis yang menyerbu Asia Tengah ikut bersamanya. Dinasti inilah yang nantinya melahirkan Mubarok Shah, cicit dari Chagtai, yang satu-satunya bangsa Mongol yang terletak di Asia Tengah ini dikenal dengan dinasti Chagtai  ini mengalami kemunduran. Hal itu disebabkan karena seringnya terjadi pergantian kekuasaan 17 belas kali dalam waktu yang relatif singkat, yang mengakibatkan pemerintahan yang kurang stabil. Keadaan yang kacau tersebut menjadi kesempatan bagi Timur Lang untuk memegang tampuk kekuasaan. Timur Lang merupakan keturunan dari chengis dari gari ibunya sedangkan dari garis ayahnya merupakan keturunan dari bangsa Turki. Dinasti baru rintisan Batu, golden horde menabur hasil-hasil peradaban yang pernah ada sebelumnya dengan keberhasilan mereka dalam membangun peradaban yang tinggi. Masa kekuasaan golden cukup lama dan mencapai kejayaannya pada masa kepemimpinan Berke, Tokhtamis, dan Uzbeg Khan. Dinasti ini runtuh pada tahun 1502 M karena mengalami kekalahan dari kekuatan Rusia sedangkan dari putra bungsu Chengis, Touly, lahirlah Hulagu Khan yang kemudian hari melahirkan dinasti Ilkhan. Dinasti Ilkhan baru mencapai kejayaanya pada masa kepemirintahan Gazan Khan, generasi V dari Chengis (penguasa Ilkhan ke Vll ). Masa ini, kejayaan peradaban Islam yang telah di rintis oleh para penguasa Ilkhan mampu mengantarkan Islam pasca runtuhnya Bagdad. Awal islamisasi di Asia Tengah masa Khulafaurrasidin kebijakan Abu Bakar, setelah terpilih sebagai khalifah, adalah melanjutkan usaha Nabi Muhamad SAW yang belum sempurna yaitu ekspedisi Usman Bin Zaid ke luar negeri (Suriah) dan membagi wilayah arab menjadi 12 wilayah  yang masing-masing dipimpin oleh seorang jendral. Berkat kesuksesan Khalifah Abu Bakar As-Sidiq.


Di ringkas Oleh: fakhri khusaini
Kelas jurmiyah di PPM Aswaja Nusantara
Sekolah : MA Nur Iman Mlangi